Pages

Selasa, 14 April 2015

Diskusi Kontemporer

Pengajian Sabtu Perdana 
17 Januari 2015

Mubaligh: Ust. Nur Rahmat

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan rizqi kepada kita yang dengannya kita bisa merasakan indahnya islam. Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi kita Rasulullah saw. yang telah mengeluarkan kita dari zaman yang gelap gulita ke zaman yang terang benderang.عما بعد

Semakin lama islam semakin terpojok. Walaupun tidak ingin melenyapkan, mereka membuat islam tetaplah islam tetapi rusak dalamnya. Mereka itulah orang-orang yang membenci islam, mereka tahu kebenaran tetapi mereka menolaknya, mereka itulah orang-orang yang sombong.

3 cara untuk menghadapi isu" yang berusaha menghilangkan kegiatan yang berbau islam:
-Berjamaah
-Ukhuwah
-Strategi

Agar semua itu dapat berjalan lancar. Janganlah kita menutup diri tetapi kita harus terbuka, OPEN YOUR MIND. Tidak seperti katak yang dikurung dalam kurungan yang tertutup rapat. Hanya gelap saja yang ia lihat.
Apabila kurungan itu dibuka, maka akan terlihat dunia yang sangat luas dan katak itu melompat sejauh mungkin. 

Pemikiran dibagi menjadi 2:
-Pemikiran yang berbasis keagamaan
-Pemikiran yang berbasis ilmu pengetahuan
 Apabila pemikiran yang berbasis ilmu pengetahuan tidak didasari oleh pemikiran berdasarkan Islam, maka akan membuat seseorang semakin jauh denagn Allah.
Sebenarnya jenis pemikiran kedua termasuk dalam jenis pemikiran pertama. Karena para ilmuan dahulu menciptakan sesuatu teori berdasarkan pemikiran yang berdasarkan agama.

Sudah banyak orang yang tersesat karena berlebihan menggunakan ilmu pengetahuan tanpa didasari oleh agama. Seperti halnya liberalisme, pemikiran ini mengutamakan akal pikiran. Makna konotatif dari liberalisme adalah membebaskan sebebas-bebasnya.
Tetapi itu tidak mudah terjadi karena masih banyak orang di sekitar yang mempunya hak-hak yang berbeda-beda. Maka apabila manusia diberi kebebasan hak sebebas-bebasnya pasti akan berbenturan denagn hak-hak orang lain yang juga berusaha untuk berkehendak sebebas-bebasnya.

Orang yang antisipasi terhadap islam sebenarnya ia adalah orang yang belum faham atau kenal dengan islam, apabila dia telah kenal denagn islam, maka dia akan bersimpati dan mengetahui bahwa islam mengajarkan banyak hal dari segi apapun.


Ciri Muslim شاملا متكاملا 

Seseorang muslim yang berpikiran cerdas akan menghasilkan pemikiran yang bersifat:
-Konstruktif
-Produktif
-Sistematis
-Ideologis
Yang kita pikirkan tidak hanya masalah pendidikan, ekonomi, tapi juga masalah politik kekeluargaan.

Islam tidak berpikiran جزءا
Banyak orang diluar islam beranggapan islam hanya harus solat dan berdzikir saja. Tetapi islam juga mengajarkan bagaimana bertindak dan apa yang harus dilakukan dari bangun tidur, pagi hari, siang hari, hingga tidur lagi.

Rabbaniyah
Seorang muslim dalam segala hal harus dilandaskan dengan aqidah yang kuat. Dalam menegakkan agama, seorang muslim haruslah mempunyai pemahaman yang luas denagn pemahaman musuh-musuh di luar.
Dan tindakan itu dikuatkan denagn ukhuwah.
Apabila ada seorang muslim yang berbuat salah maka janganlah menegurnya di depan umum karena akan dapat memutuskan ikatan silaturahim kepadanya. Carilah kesempatan dimana dia sedang sendiri dan ajaklah berbicara dengan sopan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar