Sebagai umat islam kita haruslah beriman. Tidak akan masuk akal apabila kita beriman kepada rasul tanpa mengimani siapa yang mengutusnya dan tidak akan masuk akal pula apabila mengimani kepada suatu balasan, dan penghitungan amal tanpa adanya iman kepada yang memberi balasan dan yang menghitung.
Al-Quran menempatkan iman kepada Allah sebagai iman yang pertama:
ءَامَنَ
ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ
كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَـٰٓٮِٕكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا
نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٍ۬ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا
وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ
﴾
Al Baqarah:177
﴿
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
Dan ketika malaikat Jibril 'alaihissalam menghampiri rasul lalu ia bertanya tentang iman maka rasul menjawab:
" Iman adalah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kemudian, dan beriman kepada Qadar, baik dan buruknya." (HR. Muslim)
Takan sempurna iman seseorang kecuali mengimani keenamnya. Diantaranya adalah iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada rasul-Nya. Seperti yang dikatakan dalam Al-Quran:
يَـٰٓأَيُّہَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ءَامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَـٰبِ
ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلۡڪِتَـٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن
قَبۡلُۚ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱللَّهِ وَمَلَـٰٓٮِٕكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ
وَرُسُلِهِۦ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَـٰلاَۢ بَعِيدًا
﴾
An Nisaa:136
﴿
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
Haruslah kita mengimani kitab-kitab yang lainnya sebelum Al-Quran tetapi tidak untuk dijadikan pedoman hidup. Karena Al-Quranlah yang paling sempurna diantaranya, sedangkan yang lainnya sudah tercampur baur dengan pemikiran-pemikiran manusia atau telah direvisi oleh para petinggi-petinggi yang beranggapan bahwa dia berhak merubahnya karena tidak sesuai dengan zaman.
Macam-macam Tauhidullah
Sisi tauhid ada 4 bagian yaitu:
- Rububiyah
Mengesakan Allah dengan meyakini Allah lah yang menciptakan dan yang paling berkuasa atas segala sesuatu. - UluhiyahMenjadikan Allah sebagai tuhan yang satu yang patut disembah dan tiada saingan baginya. Atau bisa disebut juga pekerjaan atau ibadah sang makhluq kepada sang kholiq
- Mulkiyah
Meyakini bahwa kekuasaan Allah meliputi seluruh alam semesta tanpa kecuali dan Allah Maha menguasai apa yang manusia kuasai. - Asma Wasifat
Beriman kepada asmaul husna, memiliki segala kesempurnaan dan dia suci dari kekurangan
Sudah terbukti dengan jelas eksistensi Allah yang hakikatnya tidak diragukan sedikitpun karena keindahan ciptaannya yang semua makhluk-Nya tidak dapat menandingi.
Allah adalah profer name yang susah diartikan. Agama yahudi menyebut Allah dengan sebutan Yehwa karena perbedaan bahasa. Mereka beriman tatapi mengingkari dan sombong terhadap apa yang Allah telah turunkan kepada mereka. Dan dalam Injil ada dua yaitu yang berawalan huruf Capital yang berarti tuhan mereka dan yang berawalan huruf kecil berarti tuhan yang lain.
Amanah Terbesar
Allah telah memberikan amanah terbesar kepada manusia sebelum mereka dilahirkan yaitu amanah Iman
وَإِذۡ
أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَہُمۡ
وَأَشۡہَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِہِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡۖ قَالُواْ
بَلَىٰۛ شَهِدۡنَآۛ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ إِنَّا ڪُنَّا
عَنۡ هَـٰذَا غَـٰفِلِينَ
﴾
Al A'raf:172
﴿
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",
Apabila seorang yang bernama fulan dianggap baik dermawan bahkan rela mengorbankan dirinya untuk orang lain, tetapi dia tidak beriman maka dihadapan Allah dia tidak ada apa-apanya.
Bahkan Allah memberikan apresiasi kepada yang menjaga amanahnya yaitu dengan menjadikannya ahli surga-Nya kelak diakhirat nanti.
Bahkan Allah memberikan apresiasi kepada yang menjaga amanahnya yaitu dengan menjadikannya ahli surga-Nya kelak diakhirat nanti.
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَـٰنَـٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٲعُونَ (٨) وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَوَٲتِہِمۡ يُحَافِظُونَ (٩) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡوَٲرِثُونَ (١٠) ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلۡفِرۡدَوۡسَ هُمۡ فِيہَا خَـٰلِدُونَ (١١
Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat [yang dipikulnya] dan janjinya, (8) dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. (9) Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (10) [ya’ni] yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya, (11)
Pembuktian Iman
Allah memanggil mereka yang beriman untuk membuktikan keimanannya melalui proses yang dinamakan shaum. Bulan Ramadhan adalah bulan pembuktian iman, menahan lapar haus atau pun hubungan suami istri dari terbit fajar hingga Maghrib. Allah ta'ala berfirman:
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى
ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِڪُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ (١٨٣
Hai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (183)
Fitrah Insani
Fitrah seorang mansia adalah beribadah kepada Allah, Sebenarnya islam tidak memfokuskan perhatiannya kepada keharusan beriman kepada eksistensi Allah, sebab ia adalah zat ang dipastikan fitrah manusia. Tetapi yang sangat ditekankan adalah keharusan meyakini bahwa hanya ada satu zat yang berhak disembah, inilah yang disebut dengan aqidah tauhid. Seperti bangsa arab sebelum mengenal islam, mereka mengenal Allah tetapi mereka meyakini adana ilah-ilah selain-Nya.
Sebagai contoh kecil kemusyrikan yang ada:
Bangsa Arab, pada masa jahiliyah, telah tenggelam dalam paganisme sampai-sampai ka'bah yang dulu dibangun oleh nabi penghancur berhala dengan tujuan agar hanya Allah semata yang disembah, saat itu di dalam dan di sekelilingnya terdapat 360 berhala.
India pada abad 6 masehi , paganisme telah sampai ke puncaknya, sehingga diperkirakan jumlah tuhan yang ada mencapai 330.000.000.
Agama Samawi pun, pada saat itu tidak luput dari pengaruh pganisme, mengkultus nabi Uzair dan Al-Masih. Uzair sebagai anak Allah begit juga dengan.
Dengan hanya mengucapkan syahadat belum tentu syahadat itu diterima sebab ada beberapa syarat diterima nya syahadat yaitu:
- العلم
- اليقين
- القبول
- الانقياء
- الصدق
- الاخلاص
- المحبة
Seperti yang dikatakan oleh penyair:
وكل يدعيوصلالليلى وليلى لا تقر لذا وذاكى
Semua orang mengklaim ada hubugan dengan Laila (wanita cantik menawan) Padahal, Laila tidak mengakui ada hubungan dengan siapa-siapa.
sumber:
Qardhawy, Yusuf. 1989M/1409H. Hakikat Tauhid dan Fenomena Kemusyrikan. Jakarta: Robbani Press
Fath, Faishol. 2012. 7 Karakter Muslim Profesional. Jakarta: Fath Media
sumber:
Qardhawy, Yusuf. 1989M/1409H. Hakikat Tauhid dan Fenomena Kemusyrikan. Jakarta: Robbani Press
Fath, Faishol. 2012. 7 Karakter Muslim Profesional. Jakarta: Fath Media
Tidak ada komentar:
Posting Komentar