Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahilladzi anzalarrahmana wa yukhrijuna minal gaibi ilannuuri
Alhamdulillahilladzi anzalarrahmana wa yukhrijuna minal gaibi ilannuuri
Ya dzalqarbii...
Bayangkan jikalau tidak ada nikmat drnya kita akan merasakan dunia yang indah ini, yang warna-warni ini. Berubah menjadi satu suasana. Gelap. Siang dan malam jadi serupa, gunung dan lautan tak ada bedanya, hutan atau padang sama saja. KIta harus mengenali lagi segalanya dengan raba, aroma, rasa.
Bayangkan jikalau tidak ada nikmat drnya kita akan merasakan dunia yang indah ini, yang warna-warni ini. Berubah menjadi satu suasana. Gelap. Siang dan malam jadi serupa, gunung dan lautan tak ada bedanya, hutan atau padang sama saja. KIta harus mengenali lagi segalanya dengan raba, aroma, rasa.
Shalawatu wassalam ala asyrofil anbiyai walmursalin nabiyyuna qudwatuna rosuluna Muhammad shalallahu alaihi wassalam.
Dengan diutusnya beliau kita bisa meradakan indahnya islam wal ihsan. Dan barang siapa yang memusuhinya maka Allahlah yang akan membalasnya, seperti apa yang dikatakan di hadits.
Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda " Sesungguhnya Allah azza wajalla berfirman:
Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda " Sesungguhnya Allah azza wajalla berfirman:
من عاد لى وليّا فقد أذنته بالحرب، و ما تقرب عبدي بشيء احب الي مما افترضته عليه، وما يزال عبدي يتقرب الي بالنوافل حتى احبه، فاذا احببته كنت سمعه الذي يسمع به، وبصره الذي يبصر به، و يده التي يبطش بها، ورجله التي يمشي بها، وان سألني
لأعطينه، ولئن استعاذنيلأعيذنه
"Barang siapa memusuhi wali-Ku, sungguh aku mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang Aku cintai dari pada hal-hal yang aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku denagn ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya, yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungankepada-Ku, Aku pasti melindunginya". HR. Bukhari
Ya ikhwana fillah...
Masa muda adalah masa yang indah
bertaburan canda dan tawa
Telah melimpah beribu ni'mah
Pastilah kita harus bertaqwa...
Masa muda adalah masa yang indah
bertaburan canda dan tawa
Telah melimpah beribu ni'mah
Pastilah kita harus bertaqwa...
Kita semua tahu, sebagai seorang muslim haruslah menjaga ukhuwah. Karena sahabatlah yang akan menolong kita disaat susah. Dan sahabat tidak bisa didapat kecuali dengan kebaikan. Seperti kata pepatah arab:
مَن كَثُرَ إحسَانُهُ كَثُرَ إخوَانُهُ
"Barang siapa yang banyak berbuat baik maka banyak pula temannya"
Tetapi ada banyak hal yang dapat merusak persahanatan yang salah satunya adalah canda. Kenapa dengan canda? Apa itu canda?
المزحة هي الأفعال التي يجعل النفس فرحا بكل شيء طريقا
Yang intinya canda itu adalah sesuatu yang membuat diri senang denagn berbagai macam cara. Kenapa canda dapat merusak hubungan persahabatan? Ya memang pasti dalam bercanda semua orang pernah melakukan kesalahan
Hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika bercanda adalah:
Bohong
Sudah pasti bohong tidak boleh dilakukan karena bohong itulah induk dari segala perbuatan dosa.
Sudah pasti bohong tidak boleh dilakukan karena bohong itulah induk dari segala perbuatan dosa.
رَأسُ الذُنُبِ الكَذِبُ
Kenapa bohong tidak boleh? Padahalkan agar membuat orang tertawa.
Rasul sangat membenci orang yang berbohong. Siapakah Rasulmu? Maka ikutilah.
وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ، وَيْلٌ لَهُ، وَيْلٌ لَهُ
“Celakalah orang yang bercerita lalu berdusta untuk membuat tawa manusia, celakalah ia, celakalah ia.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan al-Hakim dari Mu’awiyah bin Haidah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Asy-Syaikh al-Albani rahimahullah menyatakannya hasan dalam Shahih al-Jami’)
Yang kedua yaitu:
Mengejek atau mengolok-olok
Susah jelas di Alquran diterangkan
Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain [karena] boleh jadi mereka [yang diolok-olok] lebih baik dari mereka [yang mengolok-olok] dan jangan pula wanita-wanita [mengolok-olok] wanita-wanita lain [karena] boleh jadi wanita-wanita [yang diperolok-olokkan] lebih baik dari wanita [yang mengolok-olok] dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri [1] dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah [panggilan] yang buruk sesudah iman [2] dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (11)
Di ayat itu dijelaskan "wahai orang-orang yang beriman" apakah kalian beriman?. Allah menyuruh kepada hambanya yang beriman agar senantiasa tidak mengejek atau mencela selainnya. karena setiap manusia memiliki kelebihan. Kelebihan orang lain tidak pasti dimiliki oleh diri kita.
Setiap manusia itu memiliki kelebihan, dan kelebihan itu bagaikan perhiasan. Perhiasan manusia itu adalah adab. Maka orang yang tidak beradab, tidaklah indah dipandangan Allah dan juga orang sekitarnya.
Yang ketiga yaitu:
Menghina Bapak Orang Lain
“Diantara dosa besar adalah seorang laki-laki mencela kedua orang tuanya.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, ‘Apakah (mungkin) seorang laki-laki mencela orang tuanya? ‘ Beliau menjawab: “Ya. Dia mencela bapak seseorang lalu orang tersebut (membalas) mencela bapaknya, lalu dia mencela ibunya, lalu orang tersebut (membalas) mencela ibunya”
[H.R Bukhari]
Mengejek atau mengolok-olok
Susah jelas di Alquran diterangkan
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٌ۬ مِّن قَوۡمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُواْ خَيۡرً۬ا مِّنۡہُمۡ وَلَا نِسَآءٌ۬ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيۡرً۬ا مِّنۡہُنَّۖ وَلَا تَلۡمِزُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَلَا تَنَابَزُواْ بِٱلۡأَلۡقَـٰبِۖ بِئۡسَ ٱلِٱسۡمُ ٱلۡفُسُوقُ بَعۡدَ ٱلۡإِيمَـٰنِۚ وَمَن لَّمۡ يَتُبۡ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلظَّـٰلِمُونَ (١١)
Di ayat itu dijelaskan "wahai orang-orang yang beriman" apakah kalian beriman?. Allah menyuruh kepada hambanya yang beriman agar senantiasa tidak mengejek atau mencela selainnya. karena setiap manusia memiliki kelebihan. Kelebihan orang lain tidak pasti dimiliki oleh diri kita.
لِكُلِّ شَيْئٍ زِيْنَةٌ فِى الْوَرَى. وَزِيْنَةُ الْمَرْءِ تَمَامُ اْلأَدَبِ
Setiap manusia itu memiliki kelebihan, dan kelebihan itu bagaikan perhiasan. Perhiasan manusia itu adalah adab. Maka orang yang tidak beradab, tidaklah indah dipandangan Allah dan juga orang sekitarnya.
Yang ketiga yaitu:
Menghina Bapak Orang Lain
“Diantara dosa besar adalah seorang laki-laki mencela kedua orang tuanya.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, ‘Apakah (mungkin) seorang laki-laki mencela orang tuanya? ‘ Beliau menjawab: “Ya. Dia mencela bapak seseorang lalu orang tersebut (membalas) mencela bapaknya, lalu dia mencela ibunya, lalu orang tersebut (membalas) mencela ibunya”
[H.R Bukhari]
Zaman dulu orang bingung ketika mendengar kabar bahwa ada seseorang anak laki-laki yang mencela orang tuanya sendiri. Tetapi beda pada zaman kita sekarang, Kepada orang tua sendiri saja sudah banyak membantah apalagi dengan orang tua lain. Pada hadits diatas dijelaskan bahwa diantara kita salah mengeluarkan kata-kata yang tidak atau secara langsung menyinggung orang tua teman kita. Dosa inipun termasuk dosa besar, seperti yang dikatakan dihadits lalu dosa ini akan terus bertambah seiring dengan emosi kita. Jikalau seseorang tidak mau mengalah maka dia akan terus membalas ejekan temannya kepada orang tuanya. Di lain sisi pada kebanyakan anak-anak zaman sekarang, jika ada suatu kesalahan atau masalah pada orang tua seseorang maka itu akan menjadi gosip atau bahan omongan. Inilah sebagian dari perbuatan dosa besar yang dimaksud pada hadits tersebut.
Yang keempat:
Menyembunyikan Barang Orang Lain
Yang dimaksud adalah mengambil barang teman dengan tujuan agar membuat ia tertawa atau yang lain tertawa. Apakah boleh ini dilakukan? dengan tujuan membuat orang senang.
Tidak. perbuatan ini dilarang oleh Nabi shalallahualahiwasallam, karena perbuatan ini termasuk pada kriteria dzalim.
“Janganlah salah seorang kalian mengambil barang temannya (baik) bermain-main maupun serius. Meskipun ia mengambil tongkat temannya, hendaknya ia kembalikan kepadanya.” (HR. Ahmad, Abu Daud, at-Tirmidzi, dan al-Hakim. Asy-Syaikh al-Albani t menyatakan hasan dalam Shahih al-Jami’)
Semua perbuatan yang disebutkan dapat menimbulkan rasa sakit pada hati seseorang. Apabila teman kita berbuat seperti itu pada diri kita maka kita haruslah sabar dan tenang dalam menghadapinya dan selalu berusahalah untuk menasehatinya. Apakah itu sabar?
Sabar adalah.. menahan diri dari segala sesuatu yang dapat menyakiti hati dan dari segala sesuatu yang dapat merendahkan kadar iman kita.
Yang keempat:
Menyembunyikan Barang Orang Lain
Yang dimaksud adalah mengambil barang teman dengan tujuan agar membuat ia tertawa atau yang lain tertawa. Apakah boleh ini dilakukan? dengan tujuan membuat orang senang.
Tidak. perbuatan ini dilarang oleh Nabi shalallahualahiwasallam, karena perbuatan ini termasuk pada kriteria dzalim.
لَا يَأْخُذَنَّ أَحَدُكُمْ مَتَاعَ صَاحِبِهِ لَاعِبًا وَلَا جَادًّا وَإِنْ أَخَذَ عَصَا صَاحِبِهِ فَلْيَرُدَّهَا عَلَيْهِ
“Janganlah salah seorang kalian mengambil barang temannya (baik) bermain-main maupun serius. Meskipun ia mengambil tongkat temannya, hendaknya ia kembalikan kepadanya.” (HR. Ahmad, Abu Daud, at-Tirmidzi, dan al-Hakim. Asy-Syaikh al-Albani t menyatakan hasan dalam Shahih al-Jami’)
Semua perbuatan yang disebutkan dapat menimbulkan rasa sakit pada hati seseorang. Apabila teman kita berbuat seperti itu pada diri kita maka kita haruslah sabar dan tenang dalam menghadapinya dan selalu berusahalah untuk menasehatinya. Apakah itu sabar?
الصبر هو امتنع النفس عن كل شيء كالمصيبة او غيره
Sabar adalah.. menahan diri dari segala sesuatu yang dapat menyakiti hati dan dari segala sesuatu yang dapat merendahkan kadar iman kita.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ : أَوْصِنِيْ ، قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). فَرَدَّدَ مِرَارًا ؛
قَالَ : لَا تَغْضَبْ
رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri]
لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالصُّرَعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيْدُ الَّذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
"Orang yang kuat itu bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat ialah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah".
Dan yang terkhir janganlah kita mendzalimi teman kita dengan perbuatan munkar tadi atau yang lain. karena sesuai apa yang rasul sabdakan:
”Ada tiga doa yang tak akan ditolak oleh Allah SWT, yakni doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang teraniaya, dan doa seorang musafir.” (HR. Abu Hurairah)
Wallahua'lam bishowab semoga bermanfaat
Shadaqallahulazim wa shadaqorosulunalkarim wa ala dzalikaminassyahid....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar